Sabtu, 05 November 2016

MAKALAH PERKEMBANGAN HARDWARE, SOFTWARE DAN PROFESI SI/TI




MAKALAH 
PERKEMBANGAN HARDWARE, SOFTWARE DAN PROFESI SI/TI
Disusun untuk memenuhi salah satu Tugas Mata Kuliah Pengantar Teknologi Sistem Cerdas







Disusun Oleh :
          Adhari                                       10114213
    Dimas Herlambang                   13114100
    M Pradisza Kusumaw               17114454
                                                          M Zaid Billah                            17114599
                                                          Ridho Berlianto                         19114289
                         



TEKNOLOGI SISTEM  INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2016/2017








Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wata’ala yang telah memberikan kesehatan pada kita semua sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dimana makalah ini membahas tentang Perkembangan Hardware, Software, dan Profesi Sistem Informasi/Teknologi Informasi.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran dari banyak pihak sangat kami harapkan untuk menyempurnakan makalah ini.
Akhirnya, ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yan telah membantu dalam pembuatan makalah ini, kami harapkan makalah ini dapat bermanfaat dan mampu menambah wawasan bagi semua semua orang.



Depok, 5 November 2016


Penulis










DAFTAR ISI


Kata Pengantar..................................................................................................................  ii
Daftar Isi............................................................................................................................ iii         
BAB 1. PENDAHULUAN...............................................................................................   1
1.1  Latar Belakang.............................................................................................................  1
1.2  Rumusan Masalah......................................................................................................... 2
1.3 Tujuan Makalah............................................................................................................. 2
1.4 Metode Pengumpulan Data........................................................................................... 2
BAB II. PERKEMBANGAN HARDWARE…………………………………………..  3
2.1 Perkembangan Hardware.............................................................................................. 3
2.2 Perkembangan Software................................................................................................ 5
2.2.1 Sejarah Perkembangan Software.................................................................... 6
2.2.2 Perkembangan Software saat ini..................................................................... 8
2.2.3 Klasifikasi Software………………………………………………………… 9
2.3 Perkembangan Profesi SI/TI………………………………………………………….  10
            2.3.1 Pekerjaan di Bidang TI Sebagai Sebuah Profesi…………………………… 12
            2.3.2 Pekerjaan di Bidang Software Standar Pemerintah Indonesia………………13
            2.3.3 Standarisasi Profesi Model SRIG.PS SEARCC……………………………. 14
            2.3.4 Klasifikasi Pekerjaan yang Dikembangkan SEARCC………………………14
            2.3.5 Pekerjaan yang Direkomendasikan dari SEARCC…………………………..15
BAB III. PENUTUP……………………………………………………………………….16
3.1 Kesimpulan…………………………………………………………………………….16
3.2 Saran…………………………………………………………………………………...17
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………...18







BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang
Terciptanya komputer diawali dengan perkembangan alat hitung, maka dalam meninjau perkembangan komputer kita tak lepas dari perkembangan alat hitung. Alat hitung tertua yang sekarang masih digunakan adalah abacus (di Indonesia dikenal dengan nama sempoa) alat ini berasal dari Timur Tengah dikena di Eropa pada Marcopolo.
Komputer digunakan orang untuk meningkatkan hasil kerja dan memecahkan berbagai masalah. Yang menjadi pemroses data atau pemecah masalah itu adalah perangkat lunak. Bentuk terkecil dari perangkat lunak adalah operasi aritmatik (+, -, :, x) dan logika (AND, OR, >, <, =). Dari operasi dasar ini disusun program atau perangkat lunak.
Di tahun 1980 masih banyak diantara kita di Indonesia yang belum melek komputer, sehingga pada saat itu kita sudah sangat bangga jika menggunakan mesin tik elektronik. Tahun 1987, kita mulai mengenal komputer ber-prosesor 286, dimana untuk menghidupkannya masih menggunakan disket DOS. Selain itu sistem operasi pada saat itu msih belum open system, sehingga sistem PC tidak dapat berkomunikasi dengan sistem lainnya yaitu Mac. Untuk mengirimkan files kepada seseorang yang berlainan kota, kita masih membutuhkan jasa pos atau kurir. Tahun 1990, orang Indonesia dengan bangganya menenteng organizer elektronis bermemori 2 MB untuk dapat disebut melek teknologi.
Komputer membutuhkan data atau fakta, dimana data ini pada saat diinput akan diterjemahkan menjadi bilangan biner. Mesin komputer memproses fakta atau data menjadi suatu informasi yang berguna bagi penggunanya. Dengan Komputer diharapkan dapat meningkatkan hasil kerja dan memecahkan berbagai masalah. Sebelum menjadi informasi data tersebut diproses melalui hardware yang terletak pada CPU dengan menggunakan perangkat lunak. Perangkat lunak atau software adalah program dari komputer. Perangkat lunak adalah program yang berisi instruksi untuk melakukan proses pengolahan data. Saat ini, tingkat pemrosesan yang dikerjakan perangkat lunak bersifat machine-like (keinginan mesin) mulai berubah dengan sifat human-like (keinginan manusia). Di dalam teori informasi, disusun hirarki informasi, mulai dari data/ fakta, kemudian setelah proses seleksi dan pengurutan menjadi sesuatu yang berguna menjadi informasi. Informasi yang di susun secara sistematis dengan suatu alur logika tertentu menjadi knowledge (pengetahuan). Perangkat Keras tidak akan berfungsi tanpa adanya perangkat lunak begitu pula sebaliknya perangkat lunak tidak berfungsi tanpa adanya perangkat keras. Kedua perangkat tersebut memang saling berkaitan sehingga komputer dapat berfungsi dengan baik. Perkembangan teknologi terutama dalam perangkat keras terus diimbangi oleh perangkat lunaknya sehingga penggunaan komputer lebih maksimal.
Karena perkembangan teknologi semakin canggih dari tahun ke tahun, maka dengan ini saya akan membahas makalah tentang “Pekembangan Hawrdware, Software dan Profesi Sistem Informasi/Teknologi Informasi”. Semoga dapat memberikan sedikit pengalaman bagi yang membaca.

1.2 Rumusan Masalah
Adapun perumusan masalah yang akan dibahas adalah sebagai berikut:
a.       Bagaimana Perkembangan Perangkat Hardware?
b.      Bagaimana Perkembangan Perangkat Software?
c.       Bagaimana Perkembangan Profesi Sistem Informasi/Teknologi Informasi?

1.3 Tujuan Pembuatan Makalah :
1.      Untuk mengetahui perkembangan perangkat hardware.
2.      Untuk mengetahui perkembangan perangkat software.
3.      Untuk mengetahui perkembangan Profesi Sistem Informasi/Teknologi Informasi.

1.4 Metode Pengumpulan Data
Dalam penulisan makalah ini, kami selaku penyusun makalah menggunakan metode Deduktif, yaitu pengumpulan data-data yang ada hubungannya dengan penulisan makalah ini yang bermulai atau yang bersifat umum menuju kasus yang menyangkut dengan penulisan ini.






BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Perkembangan Hardware
Perkembangan hardware komputer semakin cepat dari yang sederhana sampai ke hardware yang paling kompleks. Namun dilihat dari sejarahnya, perkembangan komputer diawali oleh kebutuhan manusia untuk melakukan pemrosesan data secara lebih mudah, walaupun prinsip itu tetap berlaku, namun akhir-akhir ini kelihatannya perkembangan hardware komputer lah yang mampu menciptakan “kebutuhan-kebutuhan” dan peluang baru, sebagai contoh: ketika ditemukan komponen-komponen hardware yang lebih kecil dan ipod muncul maka tercipta kebutuhan baru di dunia musik, hal ini juga mampu merubah kondisi industri musik itu sendiri.
Perkembangan hardware komputer itu sendiri adalah sebuah evolusi dari berbagai alat pengolahan data. Adalah seorang Charles Babbage yang pertama kali mengenalkan komputer yang pertama, namun pada periode ini komputer digunakan hanya untuk operasi matematika, baru setelah tahun 1940 komputer digunakan untuk pengolahan data yang lebih luas. 
Berikut adalah perkembangan generasi komputer setelah tahun 1940 :
·         Generasi Pertama (tahun 1940-1959). Pada generasi ini komputer menggunakan tabung untuk memproses data dan menyimpan data. Beberapa komputer yang lahir pada generasi ini adalah ENIAC, EDVAC, EDSAC.
·         Generasi Kedua (tahun 1959-1964). Penemuan transistor pada tahun 1948 adalah salah satu faktor yang membuat generasi komputer ini lahir. Komputer pada generasi ini jauh lebih kecil karena menggunakan transistor untuk menggantikan tabung vakum yang ukurannya lebih besar. Pada periode ini pula, bahasa pemrograman sudah mulai dikenal untuk menggantikan bahasa mesin pada generasi sebelumnya sehingga menyebabkan ada beberapa profesi baru yang bermunculan seperti programmer, analyst dan ahli sistem komputer.
·         Generasi Ketiga (1964-awal80an). Generasi ini dipengaruhi oleh penemuan IC dan chip untuk mengatasi kekurangan transistor yang cepat panas. Komputer generasi ini pun membuat komputer menjadi lebih kecil  karena komponen yang banyak dapat dipadatkan dalam satu chip.  Generasi ini pula ditemukan systemoperasi.

·         Generasi keempat. Generasi ini adalah pengembangan dari mikroprosesor untuk membuat komputer lebih bisa melakukan tugas-tugas yang lebih kompleks. Personal Komputer dikenal pada generasi ini.
·         Generasi kelima. Generasi ini memungkinkan komputer masadepan untuk lebih dapat berinteraksi dengan manusia.

Secara garis besar, hardware pada PC itu dibagi menjadi 5 bagian utama, yaitu :
1.        CPU
2.        Memory Utama
3.        Piranti Input & Piranti Outputm
4.        Mediapenyimpanan.

         CPU atau prosessor ini merupakan komponen pemrosesan logika dan aritmatika serta mengendalikan komputer. Kecepatan pemrosesan ditentukan oleh kecepatan clock dari control unitnya. Perhitungannya dalam satuan hertz, semakin besar nilainya semakin cepat clocknya. Contoh Intel Core i7 2.93 Ghz artinya kecepatan clock dari control unitnya adalah2.93Ghz.
          Memory berfungsi menyimpan data dan instruksi yang sedang dijalankan. Ada 2 jenis memory, yang pertama adalah RAM dan yang kedua adalah ROM. ROM ini menyimpan data dan instruksi yang disediakan oleh vendor komputer dan hanya bisa dibaca. Satuan dari kinerja RAM adalah bit atau byte, semakin besar nilainya semakin besar kapasitasnya. Contoh RAM 4 GB artinya RAM mempunyai kapasitasnya sebesar 4 Gigabyte.
          Ouput dan input devices ini berfungsi untuk menjembatani antara komputer dengan lingkungan luarnya. Input Devices adalah alat yang digunakan untuk memasukkan data, bisa berupa keyboard, scanner, mouse, barcode, dll. Sedangkan untuk Output devices adalah alat yang digunakan untuk mengeluarkan hasil dari pemrosesan data, bisa berupa monitor, printer, speaker dll.
          MediaPenyimpanan, media ini berfungsi untuk menyimpan data secara permanen yang nantinya bisa dibaca kembali, bisa berupa harddisk, flashdisk, CD, DVD dan yang sudah mulai ditinggalkan adalah disket. Satuan kapasitasnya adalah bit atau byte, semakin besar nilainya semakin besar kapasitasnya. Contoh Harddisk 160GB artinya kapasitas penyimpanan harddisk tersebut adalah 160 Gigabyte.
         Selain 5 komponen diatas, sebenarnya ada beberapa komponen tambahan yang berfungsi untuk menambah performansi dari komputer itu sendiri, seperti LANcard, Wifi untuk perangkat networking dengan satuan bitpersecond (bps), videocard untuk menghasilkan output gambar ke monitor dengan satuan byte.
         Contoh pembacaan spesifikasi komputer Dell Studio XPS 8100 adalah Core i7-870 2.93 GHz, 4GB DDR3, 640GB HDD SATA, DVD±RW, GbE NIC, VGA NVIDIA GeForce GT220 1GB artinya komputer tersebut didukung oleh prosesor Intel core i7-870 dengan clock 2.93 Ghz dan kapasitas media penyimpanan harddisk sebesar 640GB, RAM sebesar 4 GB, dan videocard sebesar 1GB.

2.2 Perkembangan Software
Kumpulan dari pada intruksi atau statement yang di susun secara logis dan berbentuk kode yang hanya dapat di mengerti oleh komputer.Software Komputer ini berangsur-angsur mengalami peningkatan atau perubahan dari tahun ke tahun dalam perkembangannya.
Kebanyakan masyarakat saat ini membagi komputer menjadi dua bagian. Bagian pertama adalah hardware yang merupakan perangkat fisik yang ada di dalam komputer. Dan bagian yang kedua adalah software komputer, yang memberitahukan hardware mengenai apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya. Apabila diibaratkan bahwa komputer adalah makhluk hidup, maka hardware adalah tubuhnya seperti mata untuk melihat, paru-paru untuk bernapas dan bagian tubuh lainnya, sedangkan perangkat lunak atau software diibaratkan sebagai kepintarannya, seperti memproses gambar yang dilihat mata, memerintahkan tangan untuk mengangkat objek, dan memaksa tubuh untuk menarik nafas dengan menggunakan paru-paru.
Software komputer dikembangkan agar binary dapat menjadi jalan untuk memberitahukan komputer hardware dalam melakukan tugasnya. Software Komputer menterjemahkan dan mengarahkan pengguna komputer agar mengerti mengenai apa yang dapat dilakukan oleh komputer hardware. 
Sebagian besar dari software komputer dibuat oleh programmer dengan menggunakan bahasa pemrograman.Programer menuliskan perintah dalam bahasa pemrograman seperti layaknya bahasa yang digunakan oleh orang pada umumnya dalam melakukan perbincangan.Perintah-perintah tersebut dinamakan “Source Code”.Program komputer lainnya dinamakan Compiler yang digunakan pada source code, dan kemudian mengubah perintah tersebut

ke bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer.Dan hasilnya dinamakan program executable (EXE).

2.2.1    Sejarah Perkembangan Software 
Dibagi dalam beberapa era yaitu Era Pioneer, Stabil, Mikro, dan Modern. Berikut adalah Sejarah Perkembangan Software Komputer :
1.      Era Pioneer. 
Pada Era Pioneer ini bentuk software komputer pada awalnya adalah sambungan-sambungan kabel ke antar bagian dalam komputer, Cara dalam mengakses komputer adalah menggunakan punched card yaitu kartu yang di lubangi. Penggunaan komputer saat itu masih dilakukan secara langsung, sebuah program digunakan untuk sebuah mesin tertentu dan untuk tujuan tertentu.
2.      Era Stabil.
Pada Era Stabil ini baris-baris perintah software komputer yang dijalankan oleh komputer bukan lagi satu-satu, tapi sudah banyak proses yang di lakukan secara bersamaan (multi tasking). Software Komputer pada era ini juga mampu menyelesaikan banyak pengguna (multi user) dan secara cepat/langsung (real time). Di era ini jugalah mulai di kenal sistem basis data, yang memisahkan antara program dan data .
3.      Era Mikro. 
Pada Era Mikro ini software komputer dapat dibedakan menjadi beberapa bagian yaitu Software Sistem (Windows, Linux, Machintos, dll), Software Aplikasi (Ms.Office,OpenOffice, dll) dan Languange Software/Bahasa Pemograman (Assembler, Visual Basic, Delphi, dll)
4.      Era Modern. 
Pada Era Modern ini software komputer tidak hanya untuk sebuah komputertetapi sebuah handphone pun telah di lengkapi dengan sebuah software sistem seperti Android, Symbian, dll. Tingkat kecerdasan yang ditunjukkan oleh software komputer pun semakin meningkat, selain permasalahan teknis, software komputer sekarang juga mulai bisa mengenal suara dan gambar.


Jika kita amati sekarang ini gerakan Open Source sudah mulai merambah di Indonesia yang identik dengan Sistem Operasi Linux. Open Source yang akrab terdengar di telinga orang-orang TI dapat dikatakan sebagai source code yang terbuka bagi siapa saja yang ingin mempelajari maupun ikut mengembangkan. Source Code ini disertakan dengan distribusi paket software yang sudah jadi (hasil kompilasi) sehingga pembeli ataupun pengguna software dapat membedah software tersebut sesuai dengan keperluanya. Bahkan dapat ikut memperbaiki Bug atau kesalahan logika dalam software tersebut.
Salah satu Open Source yang sangat terkenal yaitu sistem operasi linux, setiap distribusinya vendor selalu menyertai source kode linux.Satu hal yang perlu ditekankan bahwa software open source tidak selalu gratis tetapi ada biaya yang dikeluarkan untuk membeli software tersebut.Sebagai contoh Sistem Operasi RedHat Linux yang dapat dibeli dengan harga yang murah. Lalu apa bedanya Sistem Operasi Open Source dengan Sistem Operasi Close Source seperti yang dipunyai pak Bill Gates?
Pada software yang Close Source, paket software tidak dapat didistribusikan lagi selain oleh pembuat/vendor software tersebut.Sedangkan software yang Open Source dapat didistribusikan secara bebas oleh siapapun. Tujuan Open Source ini sebenarnya ingin menghilangkan ketergantungan vendor software, dimana vendor dapat bertindak seenaknya bisa saja vendor menyisipkan kode-kode yang dapat membahayakan software aplikasi lain termasuk juga menaikkan harga lisensi.
Dalam banyak kasus, bila terjadi Bug dalam software yang Close Source pengguna sangat tergantung kepada vendor yang harus menunggu update untuk memperbaikinya. Seringkali vendor kurang cepat merespons perkembangan terkini dan permintaan pengguna.
Bagaimana dengan Open Source?Ya, Open Source adalah salah satu solusi yang menjanjikan saat ini bagi suatu perusahaan.Perusahaan dapat membelinya dengan biaya yang jauh lebih murah dan perbaikan maupun keperluan software tersebut dapat dilakukan oleh staf TI perusahaan itu sendiri. Sehingga apa yang terjadi? Dengan software yang open source dapat mendorong semangat tenaga-tenaga TI untuk mempelajari source code tersebut, dapat menganalisa dimana kelemahan software, apa sesungguhnya proses yang berlangsung dalam kerja software, dan sekaligus mencari solusi terhadap kelemahan software yang ditemui. Atau yang


lebih ekstrim adalah memodifikasi software sedemikian rupa agar lebih ergonomis pas digunakan sesuai dengan keperluan.
Apa hubungannya dengan perkembangan software di Indonesia? Kita lihat India, ekspor software dan ekspor tenaga TI sangat mendominasi negara ini.Saat ini India telah menduduki urutan kedua setelah US dalam ekspor software.Perusahaan-perusahaan software di India tumbuh dengan subur karena produk/software lokal mereka mendapat tempat di pasar dalam negeri. Secara otomatis jika software lokal diterima oleh pasar dalam negeri maka pemerintah dapat mengurangi penggunaan devisa negara dan mengurangi tingkat ketergantungan impor teknologi atau software dan tenaga ahli, meningkatkan kapasitas tenaga TI dalam negeri, dan membuka kesempatan kepada industri pengembang software lokal. Sehingga dengan adanya peningkatan kapasitas tenaga TI dan kualitas produksi software maka negara ini mampu melempar keluar hasil produksi dan tenaga TI-nya ke pasar luar negeri.Mungkinkah hal ini terjadi di Indonesia?
Open Source secara tidak langsung mendorongan tenaga TI tidak hanya menjadi End User yang hanya mampu memanfaatkan hasil kerja orang lain. Dengan demikian jika tenaga TI negeri kita hanya berlaku sebagai End User maka bidang TI negara kita akan tertinggal dengan negara-negara lain. Maka dengan adanya Open Source dapat dipelajari source code software dan dapat menganalisa teknik yang digunakan dalam pembuatan software tersebut yang nantinya pengetahuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk merancang aplikasi yang berguna.

2.2.2    Perkembangan Software saat ini       
Komputer membutuhkan data atau fakta, dimana data ini pada saat diinput akan diterjemahkan menjadi bilangan biner. Saat ini, tingkat pemrosesan yang dikerjakan perangkat lunak bersifat machine-like (keinginan mesin) mulai berubah dengan sifat human-like (keinginan manusia).
Kemampuan komputer dirasakan sangat berkaitan dengan perangkat keras dan perangkat lunaknya, maka dari itu diperlukan perangkat lunak yang benar-benar mendukung perangkat kerasnya.Bentuk paling sederhana dari perangkat lunak, menggunakan aljabar Boolean, yang di representasikan sebagai binary digit (bit), yaitu 1 (benar) atau 0 (salah), cara ini sudah pasti sangat menyulitkan, sehingga orang mulai mengelompokkan bit tersebut menjadi nible (4 bit), byte (8 bit), word (16 bit), double word (32 bit).

Kelompok-kelompok bit ini di susun ke dalam struktur instruksi seperti penyimpanan, transfer, operasi aritmatika, operasi logika, dan bentuk bit ini di ubah menjadi kode-kode yang di kenal sebagai assembler. Kode-kode mesin sendiri masih cukup menyulitkan karena tuntutan untuk dapat menghapal kode tersebut dan format (aturan) penulisannya yang cukup membingungkan, dari masalah ini kemudian lahir bahasa pemrograman tingkat tinggi yang seperti bahasa manusia (bahasa Inggris). Saat ini pembuatan perangkat lunak sudah menjadi suatu proses produksi yang sangat kompleks, dengan urutan proses yang panjang dengan melibatkan puluhan bahkan ratusan orang dalam pembuatannya.

2.2.3   Klasifikasi Software
Perangkat lunak secara umum dapat di bagi 2 yaitu perangkat lunak sistem dan perangkat lunak aplikasi. Perangkat lunak sistem dapat di bagi lagi menjadi 3 macam yaitu :

1.            Bahasa pemrograman
Merupakan perangkat lunak yang bertugas mengkonversikan arsitektur dan algoritma yang di rancang manusia ke dalam format yang dapat di jalankan komputer, contoh bahasa pemrograman di antaranya : BASIC, COBOL, Pascal, C++, FORTRAN
2.            Sistem Operasi
Saat komputer pertama kali di hidupkan, sistem operasilah yang pertama kali di jalankan, sistem operasi yang mengatur seluruh proses, menterjemahkan masukan, mengatur proses internal, memanejemen penggunaan memori dan memberikan keluaran ke peralatan yang bersesuaian, contoh sistem operasi : DOS, Unix, Windows 95, IMB OS/2, Apple’s System.
3.            Utility
Sistem operasi merupakan perangkat lunak sistem dengan fungsi tertentu, misalnya pemeriksaan perangkat keras (hardware troubleshooting), memeriksa disket yang rusak (bukan rusak fisik), mengatur ulang isi harddisk (partisi, defrag), contoh Utilty adalah Norton Utility.

Perangkat lunak aplikasi merupakan bagian perangkat lunak yang sangat banyak di jumpai dan terus berkembang. Sebelum tahun 1990-an aplikasi yang di kenal yaitu pemroses kata (Word Star, Chi Write), pemroses tabel (Lotus 123, Quatro Pro), database (DBASE), dan hiburan (game). Pada perkembangan pemroses kata, tabel dan database saat ini telah di bundel menjadi aplikasi office dengan tambahan aplikasi untuk pembuatan presentasi yang nanti akan di berikan pada pelatihan ini. Contoh aplikasi office adalah Microsoft Office yang terdiri dari Word(pemroses kata), Excel (pemroses tabel), Access (database), dan PowerPoint (presentasi). Yang berkembang sangat banyak saat ini adalah aplikasi multimedia dan internet. Contoh aplikasi multimedia adalah Winamp untuk memutar musik berformat MP3 atau CD Audio, kemudian RealPlayer yang dapat digunakan untuk menonton film atau VCD. Aplikasi internet yang umum di gunakan adalah untuk browsing, e-mail, chatting dan messenger.
Aplikasi yang bersifat khusus di antaranya untuk membantu pekerjaan Engineer seperti AutoCAD (gambar struktur), Protel (gambar rangkaian elektronik), dan Matlab (pemroses dan visualisasi persamaan matematis). 


2.3 Perkembangan Profesi Sistem Informasi/Teknologi Informasi
Dengan posisi tenaga kerja di bidang Teknologi Informasi (TI) yang sangat bervariasi karena menyesuaikan dengan skala bisnis dan kebutuhan  pasar,  maka sangat sulit untuk mencari standardisasi pekerjaan di bidang ini. Tetapi setidaknya kita dapat mengklasifikasikan tenaga kerja di bidang Teknologi Informasi tersebut berdasarkan jenis dan kualifikasi pekerjaan yang ditanganinya. Berikut ini adalah penggolongan pekerjaan di bidang teknologi informasi yang berkembang belakangan ini. Secara umum, pekerjaan di bidang Teknologi Informasi setidaknya terbagi dalam 4 kelompok sesuai bidang pekerjaannya.
1.            Kelompok Pertama, adalah mereka yang bergelut di dunia perangkat lunak (software) baik mereka yang merancang sistem operasi, database maupun sistem aplikasi. Pada lingkungan kelompok ini terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti misalnya :
·         Sistem analis, merupakan orang yang bertugas menganalisa sistem yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa sistem yang ada, tentang kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain sistem  yang akan dikembangkan.

·         Programmer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan sistem analis yaitu membuat program (baik aplikasi maupun sistem operasi) sesuai sistem yang dianalisa sebelumnya.
·         Web designer adalah orang yang melakukan kegiatan perecanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web. ƒ Web programmer orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer yaitu membuat program berbasis web sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.

2.            Kelompok kedua, adalah mereka yang bergelut di perangkat keras (hardware). Pada lingkungan kelompok ini terdapat pekerjaanpekerjaan seperti :
·         Technical enginer, sering juga disebut sebagai teknisi yaitu orang yang berkecimpung dalam bidang teknik baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat sistem komputer. 
·         Networking Engineer, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan komputer  dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya. 

3.            Kelompok ketiga, adalah mereka yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi. Pada lingkungan kelompok ini terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
·         EDP Operator, adalah orang yang bertugas untuk mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.
·         System Administrator, merupakan orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap sistem, melakukan pemeliharaan sistem, memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem.
·         MIS Director, merupakan orang yang memiliki wewenang paling tinggi terhadap sebuah sistem informasi, melakukan manajemen terhadap sistem tersebut secara keseluruhan baik hardware, software maupun sumber daya manusianya.


4.            Kelompok yang keempat, adalah mereka yang berkecimpung di pengembangan bisnis Teknologi Informasi. Pada bagian ini, pekerjaan diidentifikasikan oleh pengelompokan kerja di berbagai sektor di industri Teknologi Informasi.

2.3.1 Pekerjaan di Bidang TI Sebagai Sebuah Profesi
Pada bagian ini kita dapat mengetahui pekerjaan di bidang TI sebagai sebuah profesi, yaitu yang mengandalkan suatu keterampilan dan keahlian khusus. Seorang software engineer perlu mengembangkan bidang ilmu dalam bidang pengembangan perangkat lunak seperti :
v  Bidang ilmu metodologi pengembangan perangkat lunak.
ü  Bidang ilmu tersebut mencakup teknik analisa masalah, desain atau perancangan system yang ada dan yang akan dibangun, serta implementasi pemograman dari disain menjadi perangkat lunak siap pakai.
v  Manajemen sumber daya.
ü  Bidang ilmu tentang bagaimana merencanakan, mengadakan, mengawasi, dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya untuk keperluan pengembangan perangkat lunak yang dibangunnya.
v  Mengelola kelompok kerja.
ü  Merupakan bidang ilmu manajemen dan organisasi tentang bagaimana melakukan sinergi antar komponen dalam kelompok kerja untuk mencapai tujuan tertentu.
v  Komunikasi.
ü  Merupakan bidang ilmu yang mempelajari teknik komunikasi dan interaksi dengan manusia lain.
ü  Untuk itu, seorang software engineer idealnya merupakan seseorang yang memiliki pendidikan formal setingkat sarjana atau diploma dengan ilmu yang merupakan gabungan dari bidang-bidang seperti: Ilmu komputer (computer science).

2.3.2 Pekerjaan di Bidang TI Standar Pemerintah Indonesia
v  Pengangkatan pejabat pranata computer
Mengingat betapa pentingnya teknologi informasi itu, bagi pembangunan bangsa, maka pemerintah pun merasa perlu untuk membuat standardisasi pekerjaan di bidang Teknologi Informasi bagi pegawainya.  Pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatan pranata computer ditetapkan oleh menteri. Jaksa angung pimpinan kesekretariatan lembaga tertinggi/tinggi Negara. Pimpinan lembaga pemerintah nondepartemen dan gubernur kepala daerah tingkat I.
v  Syarat-syarat jabatan pranata computer
Bekerja pada satuan organisasi instasi pemerintah dan bertugas pokok membuat, memelihara dan mengembangkan sistem dan atau program pengelolahan dengan computer.
ü  Berijazah serendah-rendahnya serajana muda/diploma III atau yang sederajat.
ü  Memiliki pendidikan dan atau latihan dalam bidang computer dan atau pengalaman melakukan kegiatan di bidang computer.
ü  Memiliki pengetahuan dan atau pengalaman dalam bidang tertentu yang berhubungan dengan bidang computer.
ü  Setiap unsur penilaian pelasksanaan pekerjaan sekurang-kurangnya bernilai baik.



2.3.3 Standarisasi Profesi Model SRIG-PS SEARCC
v  SEARCC (South East Asia Regional Computer Confideration) merupakan suatu badan yang beranggotakan himpunan profesional TI yang terdiri dari 13 negara anggota. SEARCC dibentuk di Singapura pada bulan Februari tahun 1978. SEARCC memiliki suatu kegiatan yang disebut sebagai SRIG-PS (Special Regional Interest Group on Profesional Standarisation).
v  SRIG-PS dibentuk karena adanya kebutuhan untuk mewujudkan dan menjaga standard profesional yang tinggi dalam dunia Teknologi Informasi, khususnya ketika sumber daya di region ini memiliki kontribusi yang penting bagi kebutuhan pengembangan TI secara global.
v  SRIG-PS diharapkan memberikan hasil sebagai berikut :
ü  Terbentuknya Kode Etik untuk profesional TI
ü  Klasifikasi pekerjaan dalam bidang Teknologi Informasi
ü  Panduan metoda sertifikasi dalam TI
ü  Promosi dari program yang disusun oleh SRIG-PS di tiap negara anggota SEARCC

2.3.4 Klasifikasi Pekerjaan yang Dikembangkan SEARCC
1.      Cross Country, Cross-enterprise applicability (maksudnya pekerjaan yang ada harus relevan dengan kondisi region dan setiap anggotanya memiliki kesamaan pemahaman dan fungsi dari setiap pekerjaan).
2.      Function oriented bukan title oriented (maksudnya gelar atau titel tiap negara bisa berbeda, namun yang terpenting adalah fungsi dari pekerjaan itu adalah sama).
3.      Testable/certifiable (fungsi yang ada bisa didefinisikan dan dapat diukur/diuji).
4.      Applicable (fungsi yang didefinisikan harus dapat diterapkan pada mayoritas profesional TI pada masing-masing region).





2.3.5 Pekerjaan yang Direkomendasikan dari SEARCC
v  Programer (melakukan pemrograman komputer sesuai dengan sistem yang telah dirancang sebelumnya)
v  Analis sistem (membuat analisis dan desain terhadap suatu sistem sebelum dilakukan implementasi dan pemrograman lebih lanjut).
v  Manajer proyek (melakukan manajeman terhadap proyek-proyek berbasis sistem informasi yang tergantung dengan klasifikasi proyek yang dikerjakannya).
v  Instruktur (memberikan bimbingan, pengarahan dan pendidikan terhadap anak didik dan pekerja pada level di bawahnya).
v  Spesialis (membutuhkan keahlian khusus, misalnya Database, Security, System Software support, IS audit).




BAB III
PENUTUP


3.1  Kesimpulan
Perkembangan hardware tersebut dapat disimpulkan bahwa hardware komputer bergerak ke arah yang lebih kecil, mobile, kapasitas penyimpanan besar, handal dalam pemrosesan data, serta output dan input devices yang memungkinkan manusia dapat berinteraksi dengan mudah dengan komputer.
Software adalah kumpulan dari pada intruksi atau statement yang di susun secara logis dan berbentuk kode yang hanya dapat di mengerti oleh komputer. Diantara teknologi informasi yang hampir disetiap tempat kita temukan software. Sekarang software sangat berkembang pesat hampir setiap tahun software selalu mengalami perkembangan.. Sedangkan model dan design dari software itu sendiri juga mengalami perkembangan.
Perkembangan internet banyak sekali manfaatnya dalam segala aspek kebutuhan sehari-hari masyarakat. Salah satu yang diuntungkan dengan perkembangan ini adalah proses bisnis. Perkembangan informasi telah melahirkan proses bisnis baru yang seluruhnya bergantung pada jaringan internet. Perkembangan ini selain membawa dampak baik namun ternyata juga membawa dampak buruk. Banyak kejahatan-kejahatan yang berbasiskan internet terjadi setiap tahunnya. Banyak korban yang tidak menyadari akan dampak negatif dari pesatnya perkembangan serta kemajuan internet. Kerugian yang terjadi dapat berupa materi ataupun non materi. Namun kejahatan dalam dunia maya tersebut bukan ada tanpa pencegah. Berbagai metode keamanan terus dikembangkan untuk meminimalisir serta dibentuk dan telah diberlakukannya hukum mengenai Undang-undang mengenai tindak kejahatan yang dikenal sebagai CYBERCRIME ini, Untuk itu perlu adanya kerjasama antara lembaga aparat penegak hukum dan masyarakat untuk ikut serta menanggulangi dampak yang ditimbulkan oleh serangan berbasiskan internet . Berbagai metode pencegahan pun bermunculan dari yang paling sederhana dengan mewaspadai konten-konten internet tertentu hingga yang paling rumit, dengan sadar diri untuk hanya melakukkan segala sesuatu kegiatan/hal yang positif tanpa harus merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Tentunya

kita akan tetap bisa mengikuti perkembangan zaman dengan belajar dari internet dengan sehat dan positif.


3.2  Saran
          Untuk kemajuan teknologi computer maka diharapkan agar perkembangan komputer kedepan mampu mengubah pola fikir dan menjadikan masyarakat Indonesia menjadi manusia yang kreatif dan inovatif. Serta tumbuhnya kreatifitas hingga menghasilkan suatu karya yang berguna bagi manusia.
          Diharapkan dengan adanya teknologi komputer dan softwarenya dapat dimanfaat sesuai dengan kegunaan sebenarnya yang mampu mempercerdas bangsa bukannya untuk menghancurkan moral moral bangsa. Kemajuan komputer software dimasa mendatang diharapkan dapat membantu semua jenis pekerjaan manusia sehingga mereka mampu menyelesaikan pekerjaan mereka dengan cepat karena dimasa depan teknologi akan semakin canggih dan semua pekerjaan dikerjakan dengan system komputerisasi. 





DAFTAR PUSTAKA



Kamis, 13 Oktober 2016

Teknologi Sistem Cerdas


Hallo guys, kali ini saya akan memberikan ulasan sedikit tentang apa sih itu teknologi sistem cerdas??. Mungkin sebagian kita ada yang tau, ada yg pernah dengar tapi masih bingung konsep atau arti sebenarnya dari teknologi sistem cerdas itu sendiri. Sebenarnya tanpa kita sadari teknologi sistem cerdas sudah banyak kita jumpai di film-film layar lebar dari tahun ke tahun dari yang jadul sampai modern saat ini seperti : Star Trek (1979), Artificial Intelligence (2001), Ex Machina (2015), dan film-film lainnya.

  

Sebelum kita mengetahui teknologi sistem cerdas itu apa yuk kita cari tahu dulu arti-arti dari masing2 kata tersebut. Dimulai dari teknologi, apa itu teknologi? Teknologi ialah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Dari pengertiannya saja kita bisa tangkap bahwa teknologi dibuat dengan tujuan agar mempermudah manusia dalam menyelesaikan setiap pekerjaan maupun sebagai sarana pembelajaran, pengetahuan, dan kelangsungan hidup.

Nah lanjut ke sistem, sistem itu berasal dari bahasa Latin (systema) dan bahasa Yunani (sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan cerdas ialah kemampuan untuk mengerti dengan cepat dan tepat.
Jadi apa itu teknologi sistem cerdas??

Teknologi Sistem Cerdas adalah mesin yang memiliki teknologi maju yang memilik sistem cerdas dimana mesin ini mempunyai kemampuan kepekaan hampir sama seperti manusia, dia dapat berkomunikasi, bergerak, meniru dan sebagainya. Teknologi sistem cerdas ini dibuat tentunya untuk mempermudah pekerjaan manusia. Misal di pabrik-pabrik mesin dan kendaraan bermotor dalam perakitan dan pemasangan mesin ke rangka itu sudah menggunakan robot dalam pekerjaannya karena lebih efisien dan tingkat error human -nya rendah. Tapi tujuan terpenting dari dibuatnya teknologi sistem cerdas ini tentunya untuk mengasah logika dan penalaran manusia dalam proses berfikir dan dapat terus termotivasi untuk menciptakan suatu teknologi yang bermanfaat untuk kemaslahatan manusia.




Teknologi sistem cerdas ini juga tidak terlepas dari yang namanya AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah, sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Ai sendiri pun memiliki komponen-komponennya diantaranya :

1. Agen Cerdas
Agen (agent) adalah sesuatu yang dapat melihat, merasakan (perceiving), memahami, dan mengerti lingkungannya melalui detektor (detektor) / sensor (censor) dan bertindak (acting) atas lingkungan itu pula melalui media sarananya (effector).Manusia mempunyai agen berupa mata, telinga, dan sebagainya yang berupa detektor/sensor. Sedangkan tangan, kaki, mulut, dan sebagainya merupakan efektornya. Robot mempunyai kamera, detektor infra merah, dan sebagainya sebagai sensor; dan motor-motor listrik, lengan mekanik sebagai efektornya.

2. Visi (Vision)
Visi merupakan indera yang paling mengesankan / impresif (impressive). Informasi tentang dunia luar (environment) diberikan secara detail tanpa butuh banyak usaha.

3. Bahasa (Language)
Sebagaimana pada visi, problematika dalam bahasa adalah bagaimana membawa informasi yang disediakan dunia luar dan diterjemahkan ke dalam representasi internal dengan tepat.

4. Representasi Pengetahuan (Knowledge Representation)
Representasi pengetahuan berbentuk basis pengetahuan (knowledge base), merupakan sentral komponen dari Kecerdasan Buatan. Secara informal, representasi pengetahuan adalah himpunan tentang fakta-fakta yang  berhubungan dengan lingkungan. Tiap-tiap fakta yang ada disebut kalimat (sentence). Jadi, kalimat yang diekspresikan dalam bahasa disebut bahasa representasi pengetahuan (knowledge representation language).

5. Perencanaan (Planning)
Perencanaan merupakan suatu teknik penyelesaian masalah yang melibatkan penentuan suatu aliran (atau urutan) aksi-aksi yang membawa suatu sistem dari suatu keadaan tertentu kepada keadaan atau tujuan yang diingini. Perencanaan berkaitan dengan sistem produksi (production system), kendali (control), temporal reasoning, frame problem, dan pencarian (searching).

6. Strategi Pengendalian (Controlling Strategy)
Strategi pengendalian Kecerdasan Buatan dilakukan dengan pernyataan (statement) yang merupakan kalimat deklaratif. Pernyataan ini mengandung banyak elemen. Oleh karena itu harus diolah secara bertingkat. Untuk mengarahkan suatu model Kecerdasan Buatan dapat dilakukan dengan membuat pernyataan dengan memanfaatkan antara lain: aturan logika (rule of logic), deduksi (deduction), modus ponen, logika predikat, dan manipulasi well-formed formulas (wffs).

Komponen-komponen diatas merupakan sebagian komponen yang dimiliki AI sendiri dan masih banyak lagi ilmu-ilmu tentang teknologi sistem cerdas ini yang mungkin membuat para ilmuan maupun mahasiswa ingin selalu menciptkan suatu hal yang baru. Saya sendiri pun berharap semoga semakin berjalannya zaman dan berkembangnya teknologi, tidak membuat manusia semakin takabbur dan kalah cerdas dengan kecerdasan yang manusia sendiri buat namun membuat manusia semakin berfikir lebih cerdas dari apa yang manusia buat.






Sabtu, 01 Oktober 2016

Keterkaitan Ex_Machina Terhadap Interaksi Manusia dan Komputer



Film    : Ex Machina

Tahun : 2015





Pada kali ini saya menulis tugas dari mata kuliah IMK “Interaksi Manusia dan Komputer”. Film yang diangkat bernama Ex Machine. Ex machine adalah film sci-fi yang bertema A.I (Artificial Intelligence) yang membahas tentang eksistensi kecerdasan buatan dan bagaimana posisi mereka di dalam dunia manusia dan apa yang terjadi jika eksistensi kecerdasan buatan memiliki keyakinan bahwa mereka juga manusia dan memiliki keinginan bertahan hidup yang sama dengan manusia, hal ini yang ingin diangkat oleh sang sutradara yaitu Alex Garland.

Cerita singkat, caleb (Domhnall Gleeson) merupakan seorang programmer di perusahan Bluebook, seketika mendapat email bahwa ia memenangkan sebuah hadiah dari perusahan, bahwa ia telah dipilih oleh CEO-nya Nathan (Oscar Isaac) untuk menghabiskan sepekan waktu bersama Nathan di Rumahnya di Alaska.  Sesampainya ternyata Caleb dipilih untuk melakukan “Turing Test” sebuah pengujian untuk mengetes robot bernama Ava (Alicia Vikander). Caleb bertugas untuk melakukan kontak langsung dengan Ava dan menguji kesempurnaan Ava.

Robot ava ini memiliki kecerdasan yang luar biasa, robot ini mampu berinteraksi dengan manusia, dan mempunyai wujud yang serupa dengan manusia, bahkan robot ini memiliki rasa empati dan hasrat seksualitas.Ada robot satu lagi buatan Nathan yaitu kyoko. Kyoko disini bertugas hanya untuk melayani kebutuhan Nathan.




Akhir dari cerita Ava ternyata hanya mempengaruhi perasaan Caleb untuk bisa membantunya keluar dari kediaman Nathan, karena dari awal Nathan tidak ingin ava keluar di alam bebas, maka Ava pun membunuh Nathan dan meninggalkan Caleb sendiri di kediamannya Nathan, Ava pun hidup bebas di lingkungan luar.



Interaksi Komputer dan Manusia yang saya tangkap dalam film ini :

1.      System sensor dan detect saat membuat pass (card id) saat Caleb tiba dikediaman Nathan

2.      Card  yang harus digunakan untuk akses ruangan dirumah Nathan

3.      Komunikasi verbal yang dilakukan Caleb Ke Ava dan Kyoko

4.      Komunikasi verbal yang dilakukan Nathan pada kyoko dan Ava


5.    Caleb dan Nathan dapat bersentuhan langsung pada Kyoko dan Ava

Komentar :

Film ini menurut saya adalah Cliff Hanger. Karena tidak diketahui perkembangan cerita selanjutnya. Walau begitu film ini sangatlah bagus untuk memahami mengenai interaksi manusia dan komputer , dan film ini pun menggambarkan bahwasannya suatu saat nanti AI akan berkembang lebih canggih dari saat ini.

Kamis, 04 Agustus 2016

Pengaruh Aplikasi Sistem Informasi Managemen Rumah Sakit Terhadap Kinerja Kerja Rumah Sakit









Akbar Widiawan                        10114698

 Ayu Dia Rahmadani                   1D114101

 Muhammad Zaid Billah             17114599






SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA


=======================================================================


ABSTRAK

Rumah sakit merupakan salah satu pelayanan publik dalam bidang kesehatan. Namun sampai saat ini masih banyak rumah sakit yang masih menggunakan sistem manual untuk melakukan pendataan terhadap pasien. Oleh karena itu rumah sakit membutuhkan suatu sistem informasi manajemen yang dapat membantu dalam pendataan pasien. Sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada para pasien. Nah disini kami akan mencoba mensurvei salah satu rumah sakit umum di Jakarta yaitu Rumah Sakit Umum Aulia dimana disini kami melakukan wawancara kepada bagian IT dari rumah sakit umum tersebut. Sehingga kita berharap dari hasil wawancara tersebut kita mengetahui apakah rumah sakit tersebut sudah menerapkan sistem informasi managemen dan apakah dari aplikasi sim tersebut dapat mendukung kinerja pekerjaannya.
1.PENDAHULUAN
Dengan berkembang pesatnya teknologi sistem informasi saat ini maka penyajian informasi secara efisien dan efektif semakin dibutuhkan. Penyajian informasi seharusnya sudah beralih dari sistem lama yaitu pencatatan manual menjadi system komputerisasi. Demikian halnya pencatatan data pasien di suatu Rumah Sakit.

Menurut Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 983/1992 Rumah Sakit adalah sarana upaya kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan kesehatan serta dapat dimanfaatkan untuk  pendidikan tenaga kesehatan dan penelitian [1]. Rumah sakit yang merupakan salah satu pelayanan publik di bidang kesehatan membutuhkan adanya suatu sistem informasi managemen yang mengatur tentang pendataan pasien.

Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam bidang tertentu. Dalam sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien [2]. Sedangkan Sistem Informasi Managemen (SIM) didefinisikan sebagai alat untuk menyajikan suatu informasi dengan cara sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya (Kertahadi, 1995). Tujuannya adalah menyajikan informasi guna pengambilan keputusan pada perencana, pemrakarsaan, pengorganisasian, pengendalian kegiatan operasi subsistem suatu perusahaan dan menyajikan sinergi organisasi pada proses (Murdick dan Ross , 1993) [3]. Sesuai UU No 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit. Dijelaskan bahwa pada Bab XI Tentang Pencatatan dan Pelaporan, khususnya Pasal 52 ayat (1) “Setiap Rumah Sakit wajib melakukan pencatatan dan pelaporan tentang semua kegiatan penyelenggaraan Rumah Sakit dalam bentuk Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit”, oleh karena itu dibutuhkan adanya penyedia informasi lengkap dan akurat untuk setiap pasien.

2. METODOLOGI

Di penilitian ini kami hanya melakukan wawancara dari pihak IT Rumah Sakit Umum Aulia Jakarta. Di rumah sakit ini sudah menggunakan aplikasi sistem informasi managemen yaitu SIMRS. Apa itu SIMRS? Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) adalah sebuah sistem informasi yang terintegrasi yang disiapkan untuk menangani keseluruhan proses manajemen Rumah Sakit, mulai dari pelayanan diagnosa dan tindakan untuk pasien, medical record, apotek, gudang farmasi, penagihan,  database personalia, penggajian karyawan, proses akuntansi sampai dengan pengendalian oleh manajemen. 


Aplikasi tersebut didukung dengan program visual basic dan database menggunakan my sql. Selain itu terdapat pula sistem informasi yang diterapkan seperti SIP (Sistem Informasi Posyandu), karena sebelum menjadi rumah sakit umum , rumah sakit ini dulunya adalah sebuah bidan lalu menjadi rumah sakit ibu dan anak dan sekarang menjadi rumah sakit umum.

simrs.jpeg



sip.jpeg

3. Hasil dan Manfaat

Manfaat yang didapatkan Rumah Sakit dengan menggunaan SIMRS ini adalah:

-         -   Proses-proses manajemen rumah sakit bisa terintegrasi antara satu bagian dengan bagian lainnya.
-          -   Pengendalian stok obat dan alkes multi gudang (multi apotek / floorstock) bisa dilakukan dengan lebih mudah karena posisi stock up to date-nya bisa diketahui setiap saat.
-         -   Penagihan kepada pasien bisa dibuat dalam sebuah single billing statement untuk semua jasa perawatan yang telah diterima pasien.
-         -   Riwayat penyakit dan perawatan (medical record) pasien bisa dikelola dan dipanggil dengan cepat dan otomatis.
-          -  Analisis statistik diagnosa dan pembedahan terhadap pasien telah disesuaikan dengan standard yang telah ditetapkan WHO.
-          -  Memudahkan proses budgeting dan pengendalian realisasinya.
-          -  Memudahkan penyusunan rencana cash-flow dan pengendalian arus kas maupun bank.
-          -  Dengan SIMRS, resiko keterlambatan pembayaran atau penagihan hutang piutang bisa dikurangi.
-          -  Menjaga konsistensi data (data consistency) karena menggunaan data bersama (data sharing) baik data master (database pasien, dokter, perawat, karyawan dan obat) maupun data transaksi.
-          -  Pemanfaatan data keluaran / output dari suatu modul oleh modul lain (sebagai masukan / input) sehingga bisa dihindari adanya redundansi proses antar bagian.
-          -  SIMRS memberikan kemudahan dalam pembuatan laporan di semua unit, cepat dan akurat.
-          -  Pencetakan nota pembayaran, kuitansi, surat menyurat bisa dilakukan dengan mudah.
-         -  Efisiensi waktu entri data (entry time) karena hanya dilakukan sekali oleh bagian yang paling berkompeten.
-          - Efisiensi kerja karyawan menjadi meningkat karena beberapa proses rutin seperti pembuatan laporan atau perhitungan-perhitungan dilakukan secara otomatis dan cepat. Dengan demikian karyawan lebih bisa berkonsentrasi kepada hal-hal yang bersifat strategis.




4. KESIMPULAN
Pada penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa dengan adanya Sistem Informasi Managemen (SIM) rumah sakit berupa SIMRS berbasis elektronik sangat dibutuhkan oleh rumah sakit karena dapat memberikan pelayanan berupa informasi dengan cepat, efisien, akurat serta terperinci kepada para pasien maupun pegawai rumah sakit. Sehingga berpengaruh terhadap tingkat kinerja rumah sakit terhadap pasien.

5. REFERENSI

[1] Al-fatta, Hanif. (2008). Analisis dan Perancangan Sistem Informasi untuk Keunggulan Bersaing.

[2] Imbar, Radiant Victor & Yuliusman Kurniawan. (2012). Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Medis Rawat Jalan Poliklinik Kebidanan dan Kandungan pada RSUD Kota Batam. Jurnal Sistem Informasi, 07(1). hal 56.

[4] wawancara langsung kepada Bpk Hendi selaku coordinator IT di RSU Aulia Jakarta.