Sabtu, 26 Mei 2018

POSTEST KLIRING


Nama   : MUHAMMAD ZAID BILLAH
Npm    : 17114599
Kelas   : 4KA23

VClass ke-2 pengganti pertemuan minggu ke-10

1. Warkat apa saja yang dapat dikliringkan, dan bagaimana prosedur/mekanisme kliring tersebut??

Warkat yang dikliring kan adalah :

*Cheque bank lain
*Bilyet Giro bank lain
*Surat perintah bayar lain
*Penerbitan wesel
 Kesemua warkat dinyatakan dalam mata uang rupiah dan bernilai nominal penuh 

PRETEST KLIRING



Nama   : MUHAMMAD ZAID BILLAH
Npm    : 17114599
Kelas   : 4KA23

VClass ke-2 pengganti pertemuan minggu ke-10

1. Bagaimana sejarah terjadinya kliring, tujuan dan manfaat kliring, dan istilah-istilah dalam kliring??

a. Sejarah :

10 Sept ’81      : Kliring Lokal secara manual
Awal 1990      : Kliring Lokal secara otomatis + bantuan mesin baca pilah (reader sorter) +/- 1000 warkat/menit.
18 Sept ’98      : Sistem Kliring Elektronik Jakarta (SKEJ) 8 Bank
18 Juni ’01      : SKEJ seluruh Jakarta
22 Juli ’05       : Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI)

b. Tujuan
Tujuan dilaksanakan kliring oleh Bank Indonesia antara lain :
1.memajukan dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral
2.perhitungan penyelesaian utang piutang dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman dan efisien
3.salah satu pelayanan bank kepada nasabah 

c. Manfaat
Bagi masyarakat, memberikan alternatif pembayaran (transfer of value) efektif dan efisien dan aman.
Bagi bank, merupakan salah satu advantage service kepada nasabah, menjadi fee based income.
Bagi Bank Sentral dapat secara cepat dan akurat mengetahui kondisi keuangan suatu bank maupun transaksi-transaksi yang terjadi di masyarakat.

d. Istilah-istilah Kliring
Terdapat beberapa istilah yang perlu diperhatikan :
* Tolakan kliring         : tolakan atas warkat
* Postdated Cheque    : tanggal Cek/BG belum jatuh tempo (Titipan) 
* Cross Clearing          : Penarikan cek melalui kliring atas beban dana yang diharapkan akan diterima penarik dari setoran cek bank lain 
* Call Money              : pinjaman bagi bank yang kalah kliring (maks 7 hr).



POSTEST PENEMPATAN DANA BANK



Nama   : MUHAMMAD ZAID BILLAH
Npm    : 17114599
Kelas   : 4KA23
VClass ke-1 Pengganti pertemuan minggu ke-6
1. Apa yang dimaksud dengan “Analisa Kelayakan Kredit”? Sebut dan jelaskan beberapa analisa kredit.

a. Analisa 5 C adalah :
•Character       = menilai sifat, atau watak dari calon    debitur 
•Capacity        = kemampuan calon debitur 
•Capital           = permodalan
•Collateral       = nilai jaminan baik fisik / non fisik
•Condition      = kondisi perekonomian.

b. Analisa 7 P adalah :
•Personality     = sifat (kepribadian) dari calon debitur
•Party              = modal, loyalitas dan karakternya 
•Perpose          = tujuan mengambil kredit 
•Prospek          = melihat usaha dimasa datang 
•Payment         = pengembalian kreditnya
•Profitability   = kemampuan mencari keuntungan 
•Protection      = jaminan perlindungan 


VClass ke-1 Pengganti pertemuan minggu ke-6 PRETEST



Nama   : MUHAMMAD ZAID BILLAH
Npm    : 17114599
Kelas   : 4KA23

PRETEST
1. Kredit dilihat dari segi jaminan dibagi menjadi 2 yaitu “Kredit dengan Jaminan” dan “ Kredit Tanpa Jaminan”. Jelaskan dan berikan contohnya.!!
a. Kredit dengan jaminan  Merupakan kredit yang diberikan dengan suatu jaminan berupa:  - barang berwujud : rumah, mobil, barang dagangan  - barang tidak berwujud : promis, obligasi,saham  - orang tertentu
b. Kredit tanpa jaminan   Merupakan kredit yang diberikan tanpa jaminan barang atau orang tertentu, karena pihak bank melihat loyalitas calon debitur.  C/ - SK Pengangkatan Pegawai    - Ijasah


Rabu, 02 Mei 2018

Mana yang lebih penting Pengetahuan atau Keterampilan??



Nama  : Muhammad Zaid Billah
Npm    : 17114599
Kelas  : 4KA23

Forum
Pada skema standar kompetensi terdapat pengetahuan dan keterampilan, mana yang paling penting di antara keduanya tersebut!

Jawab :

Pengetahuan merupakan hasil dari tahu, dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan, penciuman, rasa, dan raba. Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang (overt behavior).
Keterampilan berarti mengembangkan pengetahuan yang didapatkan melalui training dan pengalaman dengan melaksanakan beberapa tugas. 

Michael Harris (2000), mengatakan bahwa wirausaha yang sukses pada umumnya adalah mereka yang memiliki kompetensi, yaitu yang memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan, dan kualitas individual yang meliputi sikap, motivasi, nilai-nilai pribadi, serta tingkah laku yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan/kegiatan.

Dari pernyataan tersebut dapat dikatakan bahwa pengetahuan saja tidaklah cukup bagi seseorang dalam dunia usaha atau dunia kerja. Pengetahuan juga harus disertai dengan keterampilan. Keterampilan tersebut dapat berupa keterampilan manajerial, keterampilan konseptual, keterampilan memahami, mengerti, berkomunikasi, dan berelasi, keterampilan merumuskan masalah dan cara bertindak, keterampilan mengatur dan menggunakan waktu, dan keterampilan teknik lainnya secara spesifik.

Maka pengetahuan dan keterampilan ada sama pentingnya, dan saling berkesinambungan agar dapat menyeimbangi satu sama lain, dan hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan tidaklah cukup. Seseorang yang berada di dunia usaha atau dunia kerja tentu juga harus memiliki kejujuran, bertanggung jawab, menepati janji, disiplin, taat hukum. suka membantu, komitmen dan menghormati, serta mengejar prestasi yaitu sopan santun.

VClass Etika 2



Nama  : Muhammad Zaid Billah
Npm    : 17114599
Kelas   : 4KA23

Tugas 2
Berikan contoh dari sikap profesionalisme yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi sistem informasi baik sebagai pengguna maupun sebagai pembuat. Buat pada blog anda, sertakan gambar-gambar yang sesuai dengan pekerjaannya!

Jawab :

Contoh ciri – ciri profesionalisme di bidang IT adalah :

a.       Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoretis
Profesional diasumsikan mempunyai pengetahuan teoretis yang ekstensif dan memiliki keterampilan yang berdasar pada pengetahuan tersebut dan bisa diterapkan dalam praktek.

b.       Asosiasi profesional
Profesi biasanya memiliki badan yang diorganisasi oleh para anggotanya, yang dimaksudkan untuk meningkatkan status para anggotanya. Organisasi profesi tersebut biasanya memiliki persyaratan khusus untuk menjadi anggotanya.

c.       Pendidikan yang ekstensif
Profesi yang prestisius biasanya memerlukan pendidikan yang lama dalam jenjang pendidikan tinggi.

d.      Ujian kompetensi
Sebelum memasuki organisasi profesional, biasanya ada persyaratan untuk lulus dari suatu tes yang menguji terutama pengetahuan teoretis.

e.       Pelatihan institutional
Selain ujian, juga biasanya dipersyaratkan untuk mengikuti pelatihan istitusional dimana calon profesional mendapatkan pengalaman praktis sebelum menjadi anggota penuh organisasi. Peningkatan keterampilan melalui pengembangan profesional juga dipersyaratkan.

f.       Lisensi
Profesi menetapkan syarat pendaftaran dan proses sertifikasi sehingga hanya mereka yang memiliki lisensi bisa dianggap bisa dipercaya.

g.      Otonomi kerja
Profesional cenderung mengendalikan kerja dan pengetahuan teoretis mereka agar terhindar adanya intervensi dari luar.

h.       Kode etik
Organisasi profesi biasanya memiliki kode etik bagi para anggotanya dan prosedur pendisiplinan bagi mereka yang melanggar aturan.

i.         Mengatur diri
Organisasi profesi harus bisa mengatur organisasinya sendiri tanpa campur tangan pemerintah. Profesional diatur oleh mereka yang lebih senior, praktisi yang dihormati, atau mereka yang berkualifikasi paling tinggi.

j.        Layanan publik dan altruisme
Diperolehnya penghasilan dari kerja profesinya dapat dipertahankan selama berkaitan dengan kebutuhan publik, seperti layanan dokter berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat.

k.       Status dan imbalan yang tinggi
Profesi yang paling sukses akan meraih status yang tinggi, prestise, dan imbalan yang layak bagi para anggotanya. Hal tersebut bisa dianggap sebagai pengakuan terhadap layanan yang mereka berikan bagi masyarakat.

Gambar-gambar yang sesuai dengan pekerjaannya :




VClass Etika 1



Nama  : Muhammad Zaid Billah
Npm    : 17114599
Kelas   : 4KA23

Tugas 1
Sebutkan deskripsi dari tugas dari salah satu profesi IT pada kelompok 2. Buat pada blog anda, sertakan gambar-gambar yang sesuai dengan pekerjaannya!
Jawab :

Kelompok kedua adalah mereka yang bergelut di bidang perangkat keras (hardware). Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
ü  Technical engineer
sering juga disebut teknisi, yaitu orang yang berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat sistem komputer.
ü  Networking engineer
adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan komputer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya.

Deskripsi profesi Networking engineer :
Profesi network engineer adalah salah satu profesi yang cukup diminati karena salah satu profesi IT dengan panghasilan yang lumayan. Network engineer bertanggungjawab untuk memasang dan mendukung komunikasi jaringan komputer dalam organisasi atau antar organisasi. Tujuannya adalah untuk memastikan operasi yang lancar dari jaringan komunikasi untuk menyediakan performanceyang maksimum dan ketersediaan untuk user (staff, client, customer, supplier, dan lain-lain). Jenjang karir profesi ini cukup jelas dan umumnya IT management dijabat oleh orang-orang yang berlatar belakang networking engineer, pada umumnya mereka memegang sertifikat CCNA, CCNP ataupun CCIE. Dengan memegang sertifikat ini, skill mereka dapat diakui secara internasional dan memudahkan dalam memperoleh pekerjaan di negara lain.

Tugas Networking engineer :
1.      Mendesain dan membangun infrastruktur jaringan baik LAN maupun WAN
2.      Memberikan solusi terbaik dalam hal infrastruktur jaringan baik dalam hal peralatan yang digunakan, efisiensi, reliability, security dan aspek-aspek lain yang terkait
3.      Memastikan suatu infrastruktur jaringan computer dapat berfungsi dengan baik.

Keahlian yang diperlukan :
1.      Menguasai konsep dasar mengenai jaringan seperti topologi, protokol-protokol komunikasi, standar-standar networking, media komunikasi data dan keamanan jaringan baik LAN maupun WAN
2.      Menguasai konsep dan desain infrastruktur jaringan dan troubleshooting-nya
3.      Menguasai desain, instalasi dan terminasi media jaringan seperti kabel tembaga/UTP, fiber optic, Wireless communication dll
4.      Menguasai setting, pemanfaatan dan troubleshooting perangkat jaringan seperti router, switch, firewall, proxy, modem dll
5.      Memahami instalasi dan setting PC dan server yang bisa digunakan dalam infrastruktur jaringan seperti domain controller, proxy, filrewall, mailserver dll
6.      Menguasai secara teknis dan praktis mengenai keamanan jaringan / sistem.

Gambar-gambar yang sesuai dengan pekerjaannya :

Networking Engineer